TPST Bantargebang Longsor, Menteri LH Minta Pemprov DKI Setop Pengelolaan Sampah Open Dumping

Felldy Aslya Utama
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq (kanan) saat meninjau longsor gunung sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. (Foto: Dok. Kementerian LH)

KLH, kata Hanif, sebelumnya telah memberikan peringatan terkait kondisi pengelolaan sampah di Bantargebang yang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi. Melalui Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, pada 2 Maret 2026 lalu telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap sejumlah lokasi pengelolaan sampah yang dinilai berisiko, termasuk TPST Bantargebang.

"Pemerintah memprioritaskan evakuasi seluruh korban sambil memulai penyelidikan menyeluruh untuk menindak tegas setiap kelalaian pengelolaan yang membahayakan nyawa warga," tuturnya.

Sebagai solusi jangka panjang, TPST Bantargebang akan dialihkan khusus untuk sampah anorganik melalui penguatan sistem pemilahan dari sumber dan optimalisasi fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan. 

"Sinergi lintas instansi terus diperkuat guna memastikan kapasitas pengolahan sampah Jakarta mencapai 8.000 ton per hari secara aman dan sesuai regulasi," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
3 jam lalu

Pramono Ungkap Longsor Gunung Sampah Bantargebang Imbas Hujan Ekstrem

Jabar
4 jam lalu

Zona 4 TPST Bantargebang Ditutup Imbas Longsor, Pengiriman Sampah dari Jakarta Terganggu

Jabar
5 jam lalu

Longsor Bantargebang Tewaskan 4 Orang, Truk Sampah dari Jakarta Ditahan Sementara

Megapolitan
5 jam lalu

Update Korban Longsor Bantargebang: 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal