Tragedi Ponpes Al Khoziny, PBNU: Puncak Gunung Es Infrastruktur Pesantren

Kastolani Marzuki
Kwtua Umum PBNU merespons tragedi ponpes al Khoziny. (Foto: ist)

“Kita tahu beberapa pesantren membangun gedung yang mereka butuhkan itu memang tidak berdasarkan spesifikasi dari teknis sipil. Hal itu disebabkan karena mereka memiliki kemampuan yang terbatas,” ujarnya.

 Hodri menjelaskan, keterbatasan tersebut sering membuat pembangunan dilakukan secara swadaya tanpa pendampingan teknis yang memadai. Sementara kebutuhan untuk menyediakan sarana pendidikan di pesantren sangat mendesak.

"Bisa dibayangkan, pesantren dengan jumlah santri yang membludak sementara tidak ada ruang kelas untuk belajar sampai puluhan. Suasana kelas seperti itu tentu tidak produktif untuk kegiatan belajar di pesantren,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Tim DVI Kerja Ekstra Ungkap Identitas 14 Jenazah Tragedi Ponpes Al Khoziny

12 bulan lalu

Usut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Polisi Panggil Saksi Baru dan Bidik Tersangka

2 bulan lalu

Pidato Perdana Ketum PBNU Gus Kikin di Hadapan Prabowo, Ungkap Kisah Unik di Balik Angka 8

2 bulan lalu

Muktamar ke-35 NU: Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Digelar Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal