Tunda Latihan Penembakan Torpedo, KSAL: Konsentrasi Cari KRI Nanggala

Riezky Maulana
KSAL Laksamana Yudo Margono menunda latihan penembakan torpedo agar pencarian kapal selam KRI Nanggala fokus. (Foto: Dispen Kormar)

Yudo Margono menjelaskan kapasitas oksigen kapal selam tersebut memungkinkan awak di dalamnya dapat bertahan selama 72 jam di dalam air. Namun dirinya menegaskan TNI berkejaran dengan waktu untuk segera memastikan nasib KRI Nanggala dan awak di dalamnya.

"Kalau kemarin pukul 03.00 WIB nanti bisa sampai Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 WIB," kata Yudo.

Yudo menyebut jajarannya sudah melakukan prosedur dengan benar sejak kontak hilang. Pencarian lewat udara sudah dilakukan Rabu (21/4/2021) pukul 07.00 WIB.

"Semua sudah sesuai prosedur," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Prabowo: Solusi Dua Negara Jalan Damai Berkelanjutan untuk Palestina Merdeka

Nasional
8 jam lalu

Hasil Pertemuan Prabowo-Raja Yordania: Bahas Board of Peace hingga Masa Depan Palestina

Nasional
9 jam lalu

Prabowo-Raja Yordania Kompak Dukung Perdamaian di Palestina, Serukan Solusi Permanen

Nasional
11 jam lalu

Raja Abdullah II Sebut Yordania Rumah Kedua Prabowo: Kita Punya Hubungan Persaudaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal