Unsur Seni Rupa 2 Dimensi: Fisik dan Nonfisik Lengkap dengan Penjelasannya

Assyifa Nurul Aini
Unsur Seni Rupa 2 Dimensi

  • Garis 
    Garis adalah goresan yang terbuat dengan memiliki maksud untuk memperlihatkan suatu batas dari sebuah warna, ruang, tekstur, bidang dan yang lainnya. Garis memiliki dimensi memanjang dan arah tertentu yang disertai berbagai macam sifatnya, yaitu pendek, panjang, tipis, tebal, horizontal, vertikal, lurus, melengkung, miring, bergelombang, dan lainnya. 
  • Bidang 
    Unsur seni rupa 2 dimensi selanjutnya adalah bidang yang terbentuk dari berbagai garis. Selain itu, bidang juga memiliki dimensi lebar, panjang, dan tinggi. Dengan kata lain, bentuk memiliki volume atau isi, sedangkan bidang lebih bersifat pipih. Contoh bidang dasar dalam seni rupa, seperti bidang segitiga, segi empat, trapesium, lingkaran dan segi lainnya. 
  • Bentuk 
    Bentuk memiliki arti bentuk plastis (form) atau bangun (shape). Plastis merupakan gambaran dari bentuk benda yang terlihat karena adanya unsur nilai (value) dari benda tersebut. Contohnya seperti lemari, meja, kursi, dan benda lainnya. Sedangkan bangun adalah bentuk gambaran benda yang polos, misalnya yang terlihat oleh mata dan hanya sekedar menyebut bentuknya yang bulat, lonjong, abstrak, kotak, dan bentuk lainnya. 
  • Ruang 
    Unsur seni rupa 2 dimensi berikutnya adalah ruang. Ruang dalam unsur ini lebih mengacu kepada luas bidang pada gambar itu sendiri. Unsur ruang (kedalaman) yang ada dalam karya seni rupa dua dimensi memiliki sifat semu atau maya, sebab hanya diperoleh dari kesan yang disampaikan melalui penggambaran bentuk dan juga gradasi warna yang diberikan.
  • Warna 
    Jika dilihat dari teorinya, warna dapat dipelajari melalui dua pendekatan, yaitu melalui halus yang terdapat pada warna dan melalui pigmen warna. Unsur warna terbagi menjadi lima, di antaranya:

-Warna primer
Warna primer ini menjadi warna pokok atau dasar yang tidak diperoleh dari pencampuran warna lainnya. Warna primer terdiri dari warna biru, warna kuning, dan warna merah. 

-Warna sekunder
Warna sekunder diperoleh dari perpaduan antara dua warna atau lebih, seperti contohnya warna hijau, warna oranye, warna ungu, dan warna lainnya.

-Warna tersier
Warna tersier merupakan warna yang diperoleh dari pencampuran antara dua warna sekunder atau lebih.

-Warna analogus
Warna analogus adalah rentetan warna yang memiliki posisi bersebelahan dalam lingkaran warna. Misalnya seperti deretan warna hijau ke kuning, ungu ke merah, dan lainnya. 

-Warna komplementer
Warna komplementer merupakan warna kontras yang posisinya berseberangan dalam lingkaran warna. Misalnya seperti warna kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lainnya. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

MNC University Gelar Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan Beri Pelatihan

Nasional
5 bulan lalu

Rano Karno bakal Sulap Pendopo Balai Kota Jakarta Jadi Galeri Seni

Nasional
11 bulan lalu

5 Alasan Mengapa Kita Perlu Mempelajari Sejarah Keluarga, Ini Manfaatnya

Keuangan
12 bulan lalu

7 Contoh Soal UAS Ekonomi Kelas 12 Semester 1 Lengkap dengan Jawabannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal