Sementara itu, pemulihan akses transportasi terus dilakukan. PT PLN telah memulihkan jaringan listrik di seluruh sembilan ruas jalan nasional yang terdampak. Delapan ruas jalan bagian dari jalur Trans Flores, mulai Labuan Bajo-Ende-Maumere, telah kembali berfungsi normal, sedangkan ruas Ruteng-Reo-Kedindi juga telah kembali dapat dilalui.
Pemulihan komunikasi menjadi prioritas untuk mendukung posko atau command center penanganan darurat, fasilitas kesehatan, layanan pengungsian, pelayanan pemerintahan, serta titik operasional petugas di lapangan.
Di sektor energi, Pertamina memastikan sebagian besar SPBU di wilayah Flores sudah kembali beroperasi normal untuk melayani masyarakat. Pertamina juga menyalurkan BBM sebanyak 2,5 ton dan 1 ton BBM solar untuk penanganan darurat di Kabupaten Manggarai.
Sementara itu, pemulihan jaringan untuk sektor ketenagalistrikan terus dilakukan. PLN mencatat 100 persen penyulang, 11 trafo GI, 59 penyulang, dan 3.478 gardu distribusi telah menyala kembali.
Dalam penanganan logistik, pada 19 Agustus 2026 bantuan logistik didistribusikan melalui jalur udara. Bantuan antara lain dikirim menuju Labuan Bajo dan Maumere menggunakan sejumlah pesawat.
BNPB juga mengerahkan berbagai dukungan transportasi udara dan darat untuk mempercepat distribusi bantuan serta mobilisasi personel ke wilayah terdampak.