Adanya perubahan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi penumpukan massa saat mudik maupun balik. Karena jika menggunakan jadwal yang lama, mudik diperkirakan akan sangat tidak kondusif, mengingat waktunya sangat berdekatan dengan Idul Fitri 2023.
“Diperkirakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan yang secara periodik memang dilakukan tiap tahun menjelang Idul Fitri, tahun ini yang akan mudik sebanyak 123 juta orang. Ini mengalami kenaikan yang sangat drastis dibanding tahun lalu karena tahun lalu diperkirakan yang mudik sekitar 85 juta,” ujar Muhadjir Effendy.
Dengan demikian, Muhadjir Effendy berharap agar masyarakat bisa mengambil cuti lebih awal dengan memanfaatkan penambahan waktu cuti bersama. Alhasil, ketidaknyamanan selama di perjalanan dapat diminimalisir.