Saat kejadian, para pekerja sedang melakukan pemotongan (cutting) menggunakan alat las di dalam tangki kapal. Ketika saksi berada di atas scaffolding, dia merasakan hawa panas menyengat dari bawah tangki.
“Aku pas di atas scaffolding paling atas, lagi kasih nozzle yang baru. Tiba-tiba terasa panas dari bawah kami. Kami langsung lari menghindari api,” katanya.
Beberapa detik kemudian, ledakan keras terdengar dan api besar langsung menyambar seluruh bagian dalam tangki.
“Setelah meledak, api membesar di dalam tangki. Di dalam masih banyak pekerja, tapi lebih banyak yang selamat,” ucapnya.
Menurut laporan terbaru, sebagian besar korban mengalami luka bakar parah di sekujur tubuh. Beberapa di antaranya belum bisa ditemui karena masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi. Rata-rata korban luka masih dalam kondisi kritis.