Update Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 21 Korban Meninggal, Operasi SAR Dilanjutkan

Komaruddin Bagja
Tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan evaluasi operasi pencarian korban longsor tambang galian C Gunung Kuda pada Senin (2/6). (Foto: BPBD Provinsi Jawa Barat)

JAKARTA, iNews.id – Jumlah korban meninggal akibat longsor di tambang galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, hingga Senin (2/6) malam, tercatat sebanyak 21 orang. Korban terakhir yang ditemukan adalah Puji Siswanto (50), warga Desa Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. 

Sementara itu, tim SAR masih berupaya mencari empat orang lainnya yang dilaporkan hilang dan operasi pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (3/6).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menegaskan bahwa peristiwa ini bukanlah bencana alam, melainkan kecelakaan kerja akibat aktivitas pertambangan yang mengabaikan aspek keselamatan. 

“Longsor di Gunung Kuda, Cirebon, bukan bencana alam, tetapi kecelakaan kerja,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers daring, Senin (2/6/2025) malam.

Abdul Muhari menjelaskan bahwa tidak ada faktor alam seperti hujan deras atau gempa bumi yang memicu longsor pada Jumat (30/5) lalu. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
1 hari lalu

2 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Penyelam Basarnas Hari Ini

2 hari lalu

Arus Bawah Laut Kencang, Penyelam Basarnas Hanya Evakuasi 1 Korban KM Virgo Transport 8

2 hari lalu

Hari Kedelapan Pencarian, Tim SAR Temukan 1 Korban KM Virgo Transport 8 di Badan Kapal

3 hari lalu

Basarnas Perpanjang Operasi SAR Kapal Virgo Transport Terbalik di Laut Jawa 7 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal