Urutan tangga nada slendro diantaranya 1 (ji), 2 (ro), 3 (lu), 5 (mo), 6 (nem). Istilah dalam tangga nada slendro sendiri merupakan singkatan angka dari bahasa Jawa yakni ji dari siji (satu), ro dari loro (dua), lu dari telu (tiga), mo dari limo (lima), dan nem dari enem (enam).
Selain singkatan angka dalam bahasa Jawa, laras slendro juga menggunakan istilah tradisional lainnya untuk penyebutan setiap nada. Istilah tradisional tersebut adalah (1) panunggal berarti kepala, (2) gulu berarti leher, (3) berarti dada, (5) lima berarti lima jari pada tangan, dan (6) enem.
Itulah urutan tangga nada pelog dan slendro beserta perbedaannya. Buat kamu yang suka dengan musik Jawa dan tetap ingin melestarikan, dua nada tadi bisa kamu pelajari agar tetap bisa memainkan alat musik Jawa, apalagi dengan nada asli karawitan Jawa.