Vaksin Covid-19, Achmad Yurianto: Masyarakat Usia 18-59 Tahun Prioritas

Sindonews
Binti Mufarida
Achmad Yurianto mengatakan masyarakat berusia 18-59 tahun menjadi prioritas penerima vaksin covid-19 karena data uji klinisnya telah terekam. (Foto: BNPB)

"Tidak ada uji klinis yang dilakukan pada usia di atas 60 tahun. Sehingga kita belum akan melakukan vaksinasi pada kelompok diluar 18 sampai 59,” kata Yuri.

Namun Yuri menjamin kelompok masyarakat di luar usia 18-59 tahun tidak akan diabaikan oleh pemerintah serta produsen vaksin. Dia menegaskan pasti ada waktunya uji klinis bagi masyarakat di rentang usia tersebut.

Selain itu, Yuri juga menjelaskan tidak semua masyarakat berusia 18-59 tahun akan disuntik vaksin. Vaksinasi juga tidak dilakukan bagi masyarakat kelompok tersebut yang memiliki penyakit penyerta berat.

“Ini juga tidak berarti seluruh masyarakat usia 18 sampai 59 kita suntik. Karena pada kelompok yang dengan komorbid berat pun juga tidak memiliki data untuk dilakukan penyuntikan,” ujar Yuri.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kemarau Panjang! Kasus ISPA di RI Tembus 15,6 Juta hingga Agustus 2026

17 hari lalu

RS Lapangan Dibangun Imbas Gempa NTT, Ibu Hamil hingga Pasien Cuci Darah Jadi Prioritas

17 hari lalu

9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT, RSUD Nagekeo Lumpuh Total!

17 hari lalu

Kemenkes Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Bedah hingga Ortopedi Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal