Venezuela Diserang AS, Indonesia Serukan Penyelesaian Damai Lewat Dialog

Riyan Rizki Roshali
Pendukung Presiden Venezuela Nicolas Maduro menunjukkan solidaritas terhadap pemimpinnya (foto: AP)

Pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Venezuela pascaserangan. Terutama memastikan kondisi para WNI yang ada di sana.

"Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Karakas," kata Kemlu.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan militer AS telah melancarkan serangan berskala besar ke ibu kota Venezuela, Karakas. Dia juga mengklaim Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah ditangkap serta diterbangkan keluar dari negara tersebut.

Pengumuman itu disampaikan Trump pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat melalui akun Truth Social miliknya.

“Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut,” kata Trump.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Pria Bersenjata Ditembak Mati usai Masuk Area Kediaman Pribadi Trump di Florida

Nasional
5 jam lalu

Kemlu Kecam Pernyataan Dubes AS soal Israel Berhak Rebut Wilayah Timur Tengah

Nasional
6 jam lalu

Ekonom Kritik Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal, Ancam Industri Nasional

Nasional
9 jam lalu

Pemerintah Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Pastikan Tak Berdampak terhadap Produksi Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal