Vietnam Sumbang 500 Test Kit Corona ke Indonesia, Deteksi Pasien Positif dalam 60 Menit

Rizki Maulana
500 Test Kit Real Time PCR yang disumbang pemerintah Vietnam tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dok KBRI Hanoi)

JAKARTA, iNews.id - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi menerima bantuan 500 alat tes real time RT-PCR untuk mendeteksi virus corona dari pemerintah Vietnam. Sebanyak 500 test kit itu dikirim ke Kementerian Kesehatan di Indonesia pada 2 April 2020 dari Noi Bai Cargo Terminal.

Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi mengatakan sumbangan 500 alat tes RT-PCR itu merupakan kerja sama antara KBRI di Hanoi, Kedutaan Besar Republik Sosialis Vietnam di Jakarta, dan Kementerian Sains dan Teknologi Vietnam (MoST).

Ibnu menjelaskan alat itu bernama The Light Power IVASARS-CoV-2 1stRT-rPCR kit (VA.A02-055H) yang diproduksi Viet A Corporation, perusahaan Vietnam yang bergerak khusus di bidang biologi molekuler. Dia menjelaskan kelebihan alat ini mampu mendeteksi corona hanya dalam waktu 60 menit.

"Alat ini mampu mendeteksi Covid-19 hanya dengan sampel hasil swab tenggorokanatau saluran pernapasan dengan total waktu pemeriksaan 60 menit," ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Senin (6/3/2020).

Selain itu alat ini hanya membutuhkan satu kali pemeriksaan untuk menentukan apakah seseorang terinfeksi corona. Test kit ini dapat digunakan dengan perangkat PCR dan reagen pemisah RNA yang kompatibel sehingga tidak harus membeli PCR baru dari produsen atau distributor.

"Sumbangan ini diberikan pemerintah Vietnam sebagai upaya perluasan deteksi cepat infeksi corona untuk mengendalikan pandemi ini di Indonesia dan Asia Tenggara yang semakin mengkhawatirkan," ujarnya.

Alat yang dibawa menggunakan pesawat maskapai Singapore Airlines telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta kemarin Minggu (5/4/2020) pukul 19.20 WIB. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan langsung mebawa test kit itu ke Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. dr. Sri Oemijati, Jakarta Pusat.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Health
4 jam lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
6 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
2 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal