Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog
Advertisement . Scroll to see content

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:03:00 WIB
Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan
Ilustrasi gejala Covid-19 Cicada yang harus diwaspadai. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Varian baru Covid-19 bernama Cicada atau BA.3.2 mulai menyebar di berbagai negara dan menjadi perhatian para ahli kesehatan global. Meski disebut tidak lebih mematikan, varian ini tetap perlu diwaspadai karena tingkat penularannya yang tinggi.

Salah satu hal penting yang perlu diketahui masyarakat adalah gejala yang ditimbulkan. Para ahli menyebut, gejala varian Cicada umumnya mirip dengan varian Covid-19 lain yang saat ini beredar.

Berdasarkan data dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), ada beberapa gejala yang khas dari Covid-19 varian Cicada. Apa saja? Simak informasinya hanya di berita ini.

Covid-19 varian baru, namanya Cicada. (Foto: X)
Covid-19 varian baru, namanya Cicada. (Foto: X)

Daftar Gejala Covid-19 Cicada

  • Batuk
  • Demam atau menggigil
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat (kongesti)
  • Sesak napas
  • Kehilangan indra penciuman atau perasa
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Gejala saluran pencernaan seperti mual atau diare

Gejala tersebut bisa berbeda pada setiap orang. Namun, dalam banyak kasus, keluhan dapat mereda dengan sendirinya melalui perawatan suportif, seperti istirahat cukup dan hidrasi.

Meski gejalanya tergolong ringan hingga sedang, varian Cicada tetap berpotensi menimbulkan risiko, terutama bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah penularan lebih luas.

Selain itu, para ahli memastikan bahwa varian ini masih merespons pengobatan yang sudah tersedia. Dokter Adolfo García-Sastre, direktur institut kesehatan global dan patogen baru di Mt. Sinai, menyebut obat antivirus Covid-19 yang telah dikembangkan sejauh ini masih efektif melawan BA.3.2.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut