Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

Putranegara Batubara
Ayu Elsih, warga Agam bersama temannya diduga disekap di Myanmar dan memohon bantuan pemerintah setelah pelaku meminta tebusan Rp220 juta. (Foto: iNews TV/WAHYU SIKUMBANG)

JAKARTA, iNews.id -Viral di media sosial dua perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap dan diborgol di Myanmar. Dalam video yang beredar, korban mengaku mengalami penyekapan dan penyiksaan hingga keluarganya dimintai uang tebusan sebesar Rp220 juta.

Menurut Ses NCB Interpol Divisi Humas Polri Brigjen Untung Widyatmoko saat ini pihaknya telah memonitor dugaan penyekapan terhadap dua WNI yang berada di Myanmar.

“Siap sudah (dimonitor). Yang jelas kami telah melakukan komunikasi dengan otoritas keamanan di Myanmar,” kata Untung saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).

Meski sudah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Myanmar, ia belum dapat membeberkan langkah lebih lanjut terkait proses pembebasan kedua WNI tersebut. Hal itu berkaitan dengan lokasi keberadaan korban yang diduga berada di wilayah dengan tingkat keamanan sangat tinggi.

Dua WNI tersebut diduga berada di kawasan perbatasan Myawaddy, Myanmar. Wilayah itu dikenal sebagai daerah konflik bersenjata sehingga memiliki tantangan besar dalam proses penanganan maupun evakuasi warga negara asing.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kronologi Lengkap Ruben Onsu Marahi Giorgio Antonio Diduga gegara Paksa Thania Jualan di TikTok

1 hari lalu

Panas! Audi Marissa Jawab Nyinyiran Netizen soal Sibuk Sendiri usai Hak Asuh Anak di Anthony Xie

1 hari lalu

Viral Ruben Onsu Murka Lihat Thania Diduga Dipaksa Giorgio Antonio Jualan di Live TikTok

1 hari lalu

Kronologi Lengkap Juicy Luicy Batal Manggung di Batam, Biaya Kelebihan Bagasi Jadi Alasan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal