Viral Fenomena Hujan seperti Air Terjun, BMKG Ungkap Bahayanya

Binti Mufarida
BMKG jelaskan bahaya hujan seperti air terjun di Bekasi. (Foto: Ist))

Efa juga menjelaskan microburst terjadi ketika kondisi atmosfer sangat labil dan membentuk awan cumulonimbus atau awan CB yang besar. 

Microburst umumnya terjadi saat ketinggian dasar awan cumulonimbus berada diatas lapisan beku atmosfer atau freezing level sehingga membentuk butiran air atau water droplet yang beku dan sangat dingin di dalam awan CB tersebut yang semakin lama memiliki massa yang lebih berat karena mekanisme pengangkatan atau uplit.

“Masa butiran air yang menjadi sangat berat tersebut tidak lagi mampu ditahan oleh gerakan udara ke atas sehingga butir hujan jatuh dengan nilai percepatan yang besar dan mengakibatkan hujan jatuh sangat deras dan disertai angin kencang. Percepatan hujan yang turun ini juga dipengaruhi oleh gerakan aliran massa udara turun atau downburst yang ada di bagian bawah awan CB,” tuturnya.

Efa mengatakan fenomena downburst berbeda dengan angin puting beliung meskipun sama-sama timbul dari awan jenis cumulonimbus dan sama-sama merusak tetapi bentuk fenomenanya berbeda.

“Secara fisik fenomena puting beliung bentuknya memutar seperti spiral atau seperti belalai yang turun dari awan ke permukaan. Sedangkan Downburst bentuknya lebih menyebar dan dirasakan seperti hembusan angin yang kencang yang turun secara vertikal dari dasar awan," katanya.

Seperti halnya puting beliung, fenomena Downburst cukup sulit untuk dideteksi dan diprediksi karena fenomena ini terjadi dalam skala waktu yang singkat dan area yang sempit.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
16 jam lalu

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono Siagakan 31 Rumah Sakit dan 44 Puskesmas

1 hari lalu

BMKG: Asap Karhutla Sudah Masuk Jakarta

1 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

1 hari lalu

BMKG Catat 1.297 Titik Panas di Indonesia, Sumatera Terbanyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal