Upaya kerja sama dengan Kementerian Sosial dilakukan karena banyak oknum yang menyalahgunakan program tersebut.
"Terjadi penyimpangan, sudah ada beberapa oknum yang kita tangkap di Sulawesi Selatan, di Polrestabes Makassar ada tiga yang sudah diproses hukum," ujarnya.
Dia mengatakan, kejadian penyimpangan juga telah terjadi di Sumatera Selatan. "Jadi kalau misalnya penyelidikan oleh propam itu benar bahwa polisi, ada kaitannya dengan pendampingan. Bahwa ada terima kasih dan lain-lain itu kan inisiatif mereka. Inisiatif diduga juga inisiatif dari masyarakat itu mengucapkan terima kasih," tuturnya.
Sebelumnya beredar video memperlihatkan seorang polisi yang mengajak masyarakat mengikuti seruannya. "Mengucapkan terima kasih kepada Bapak Joko Widodo yang telah memberikan bantuan sosial. Jokowi Yes Yes Yes," ucap polisi itu.
Dalam video tersebut, terlihat masyarakat sedang berkumpul di sebuah aula terbuka dalam acara pembagian sembako Program Keluarga Harapan di Simalungun, Sumatra Utara (Sumut).
Diketahui video tersebut diunggah akun bernama @JackVardan yang berdurasi 28 detik dan viral di media sosial Twitter pada 18 Maret 2019.
Setelah video tersebut diunggah banyak pengguna twitter yang mengomentari kecurigaan atas netralitas institusi keamanan negara tersebut.