Visi 2030 Arab Saudi, Pekerja Perempuan di Bandara King Abdul Aziz Bertambah

Ariyo Ardi
Pekerja perempuan di Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi. (Foto: iNews/ Ariyo Ardi).

ARAB SAUDI - Otoritas Arab Saudi tidak lagi melarang warganya dari kalangan perempuan untuk bekerja. Departemen Keimigrasian Arab Saudi menjadi salah satu bagian pemerintah yang banyak mempekerjakan perempuan.

Salah satunya di Bandara King Abdul Aziz terlihat pekerja perempuan setiap hari sibuk melayani para jamaah calon haji. Untuk Bagian Imigrasi jumlah pekerja perempuan mencapai 653 orang dan bekerja 24 Jam.

"Kita punya pekerja perempuan untuk bagian Imigrasi, Civil Aviation, Bea Cukai serta Kementerian Haji dan Umrah," ujar GM Imigrasi Kerajaan Arab Saudi, Sualiman Al Yahya, Minggu (4/8/2019).

Kebijakan tersebut memunculkan pro kontra di negara itu, namun Arab Saudi saat ini ingin menuju perubahan. Bahkan, ide Putra Mahkota Mohammad Bin Salman yang menjadi peletak dasar visi 2030 mendapat dukungan dari ayahnya, yaitu Raja Salman.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

7 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

7 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

7 hari lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal