Wacana Anak Orang Kaya Tak Dapat MBG, Anggota DPR: Sulit Diterapkan di Sekolah Negeri

Achmad Al Fiqri
Anak-anak SD menyantap menu Makan Bergizi Gratis (foto: Isra Triansyah)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini menyoroti wacana Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan mengurangi jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kebijakan terkait anak orang kaya tidak mendapat MBG akan sulit diterapkan di sekolah negeri.

Kendati demikian, Yahya menyambut baik rencana BGN untuk melakukan efisiensi anggaran. Apalagi, anggaran BGN selama ini sangat besar. 

"Mengenai rencana untuk membatasi penerima manfaat dari desil 8-10 harus hati-hati untuk diterapkan. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan jika terjadi dalam satu sekolah," kata Yahya saat dihubungi, Sabtu (18/7/2026).

Yahya tak bisa membayangkan bila dalam satu sekolah ada siswa yang menerima MBG dan ada yang tidak. Dia menilai, kebijakan itu bisa diterapkan di sekolah swasta yang cenderung sama kondisinya, tetapi sulit berjalan di sekolah negeri yang lebih beragam siswanya.

"Kebijakan tersebut hanya bisa diterapkan disekolah swasta yang siswanya mereka dari golongan orang mampu dan kaya. Sedangkan bagi sekolah-sekolah negeri yang siswanya bercampur antara yang miskin dan kaya sulit untuk diterapkan," ujar Yahya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
12 jam lalu

Dasco: Presiden Belum akan Ganti Panglima TNI

12 jam lalu

Khozinuddin akan Bawa Putusan MK soal Gibran Tak Punya Ijazah Setara SMA, Dorong Pemakzulan

13 jam lalu

MK Putuskan Gugatan Ijazah Gibran Tidak Diterima, Dasco: Kami Hormati Putusan

17 jam lalu

Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, Segera Kirim Rekomendasi ke BGN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal