Waketum Partai Perindo Nilai Politik Uang Duri dalam Demokrasi

Atikah Umiyani
Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Manik Marganamahendra. (Foto: MPI).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Manik Marganamahendra menilai politik uang merupakan duri dalam demokrasi. Politik uang terus meninggkat menjelas Pilkada 2024. 

"Bagi kami politik uang adalah duri dalam demokrasi. Politik uang di masyarakat akan terus meningkatkan ongkos/biaya politik yang harus disiapkan oleh politisi-politisi di Indonesia," kata Manik, Minggu (11/8/2024). 

Menurutnya, politik uang ini tidak boleh terus dinormalisasi. Pasalnya, politik uang akan berdampak secara sistemik pada proses pemerintahan ke depan. 

"Kerugian masyarakat menerima politik uang adalah kebijakan publik selama 5 tahun ke depan tidak diprioritaskan atas kebutuhan masyarakat tapi beban ongkos politik selama kampanye sebelumnya," tegasnya. 

Manik menekankan, apabila Indonesia mau lebih maju maka seharusnya kerja dengan gagasan. 

"Bukan hanya masyarakat yang menuntut gagasan tapi juga politisi yang mengakomodir gagasan. Begitu pun sebaliknya, saat politisi hadir dengan gagasan harapannya masyarakat juga memberikan insentif pada mereka yang mengusung gagasan dan memberikan disinsentif pada mereka yang menggunakan politik uang," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Siswa Madrasah Tewas Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Dody Toisuta Minta Evaluasi Total

Nasional
6 hari lalu

Terima SK Ketua DPW Perindo Jatim, Ahmad Jazuli Optimistis Tembus Senayan 2029

Nasional
6 hari lalu

DPP Partai Perindo Serahkan SK Ketua DPW Jatim kepada Ahmad Jazuli

Nasional
9 hari lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Demokrasi: Kalau Tidak Gue Gak Jadi Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal