"Karena memang tidak pernah ada instruksi dari partai, baik dari DPC, dari DPD, maupun dari DPP," ujarnya.
Ono menambahkan, setiap kader memiliki hak untuk menyampaikan sikap pribadi dan hal tersebut patut dihormati selama tidak berkaitan dengan kebijakan maupun program partai. Sebaliknya, apabila menyangkut kepentingan organisasi, seluruh kader wajib mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, aksi Rojab mencopot foto Gibran Rakabuming Raka menjadi viral di media sosial setelah MK membacakan putusan atas gugatan terkait persyaratan pendidikan wakil presiden. Aksi tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat, baik yang mendukung maupun menentangnya.