Wakil KSAD: Pertahanan Solid Butuh Sinergi dan Interoperabilitas

Djibril Muhammad
Wakil KSAD Tatang Sulaiman mengatakan, kunci pertahanan yang solid adalah sinergitas dan interoperabilitas seluruh komponen pertahanan.

"Selain permasalahan perbatasan negara, di beberapa wilayah, kita juga masih menghadapi ancaman separatisme, terorisme dan berbagai ancaman bersenjata lainnya," katanya di hadapan 150 orang Pasis yang berasal dari TNI AD, AL, AL, Polri maupun mancanegara.

Dia mengaku, TNI memiliki berbagai strategi penangkalan, baik dalam penanganan di wilayah perbatasan, pembangunan kekuatan matra darat dan pemberdayaan potensi wilayah darat.

"Di antaranya saat ini , kita tengah mengembangkan kekuatan di kawasan perbatasan, daerah-daerah strategis, serta pulau-pulau terluar. Kemudian penataan sistem pembinaan kekuatan yang diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, Kemhan RI dan Mabes TNI," ujar Tatang.

Guna menjadikan TNI AD yang modern dan world class army, dia menambahkan, pihaknya tidak hanya sekadar membangun kekuatan fisik semata namun juga seluruh komponen lainnya.

"Itupun harus diselaraskan dengan baik dan sinergikan dengan berbagai institusi terkait, baik di dalam maupun luar negeri," kata Tatang.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota DPR Bangga TNI Ikut Urus Pertanian: Ini Bukan Dwifungsi Era Orde Baru

57 tahun lalu

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil: Rakyat Berharap Jaga NKRI di Garis Terdepan

57 tahun lalu

Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian-Tentara Sering di Sawah

57 tahun lalu

Danrem Cekcok dengan Marshal Jogja Marathon gegara Ajudan Tak Pakai BIB, Kadispenad: Kesalahpahaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal