Wamenhan Hadiri DefExpo 2020 di India, Jajaki Kerja Sama dengan Sejumlah Negara

Wildan Catra Mulia
Wamenhan Wahyu Sakti Trenggono saat menghadiri pembukaan DefExpo 2020 di India, Rabu (5/2/2020). (Foto: Dok Humas Kemenhan)

JAKARTA, iNews.id - Pameran industri pertahanan Defence Expo atau DefExpo 2020 resmi digelar di Kota Lucknow, India, Rabu (5/2/2020) hingga 9 Februari 2020. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono tak ketinggalan mengunjungi salah satu pameran industri pertahanan terbesar di dunia tersebut.

Melalui keterangan tertulis, Wamenhan mengusung sejumlah misi ketika mengunjungi pameran tersebut. Dia didampingi Dirjen Renhan Kemhan Marsda TNI Dody Trisunu, Kabaranahan Mayjen TNI Budi Prijono, Dirtekindhan Laksma TNI Sriyanto, dan sejumlah asisten khusus Wamenhan.

Wahyu mengatakan melalui pameran tersebut Kemenhan bisa memantau perkembangan terbaru industri pertahanan global. Selain itu, pameran yang sudah 11 kali digelar Kementerian Pertahanan India itu bisa dijadikan ajang promosi industri pertahanan dalam negeri ke dunia.

"Melalui pameran ini kita bisa melakukan diplomasi pertahanan dengan sejumlah negara yang berpotensi diajak kerja sama," katanya.

Pameran tersebut diikuti 1.000 perusahaan, di mana 165 di antaranya berasal dari luar India. Wahyu bersama 35 menteri pertahanan dari berbagai negara dan pejabat setingkat menteri menyaksikan langsung pembukaan pameran oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Wahyu mengaku belajar banyak usai mengunjungi pameran itu. Terutama bagaimana cara India merealisasikan ambisi menjadi pusat manufaktur pertahanan internasional dengan mengajak perusahaan-perusahaan pertahanan dunia berinvestasi di negaranya.

"Apalagi pameran diadakan di kota yang menjadi kawasan industri pertahanan. Kuncinya ada keinginan dari Kemenhan dan lembaga negara lainnya untuk memandirikan industri pertahanan nasional ke tingkat global," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Nasional
13 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
14 hari lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
14 hari lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal