JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah mendorong pengobatan tuberkulosis (TBC) dengan durasi yang lebih singkat.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut terapi yang sebelumnya membutuhkan waktu berbulan-bulan kini tengah diarahkan agar dapat dilakukan dalam waktu lebih singkat.
Wamenkes Dante mengatakan, pengobatan TBC yang sebelumnya dapat berlangsung selama enam hingga sembilan bulan kini telah dikembangkan hingga menjadi satu bulan untuk regimen tertentu.
"Yang tadinya 6 sampai 9 bulan. 6 sampai 9 bulan kan bosen orang minum obat banyak begitu, banyak bisa sampai 9 tablet satu hari. Sekarang 1 bulan saja," kata Dante di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Menurut Dante, pemangkasan durasi pengobatan menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keberhasilan penanganan TBC. Durasi terapi yang panjang selama ini menjadi tantangan tersendiri karena pasien harus mengonsumsi obat secara rutin dalam waktu lama.