Wamenkeu Sebut Kebijakan Tak Naikkan Harga BBM Bantu Jaga Inflasi di Level 2,42%

Rohman Wibowo
Wamenkeu Juda Agung mengatakan kebijakan tak menaikkan harga BBM dinilai mampu menjaga inflasi di level 2.42 persen. (Foto: BPMI Setpres)

"Jadi harga BBM yang kita jaga ini juga by design untuk menjaga daya beli masyarakat. Coba kalau kita lepas, pasti inflasi meningkat, daya beli turun, dan pertumbuhan ekonomi turun," imbuhnya.

Di balik itu, Juda menitikberatkan ada diskresi fiskal seperti pengalihan anggaran belanja. Asumsi dasar makro yang nyaris terpengaruh karena inflasi harga minyak tak lepas dari beberapa skenario untuk menekan defisit fiskal dalam batas aman di bawah 3 persen.

"Kami perlu melakukan refocusing terhadap belanja-belanja yang lain. Dan itu sudah kami lakukan, sehingga dengan asumsi harga minyak di tahun ini katakanlah 100 dolar per barel dan dengan upaya refocusing, upaya pengendalian belanja, upaya mendorong pendapatan, maka defisit fiskal kita bisa kita jaga di 2,9 persen di tahun ini," kata dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 10 Oktober 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

2 hari lalu

Bengkak! Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp376,8 Triliun per September

2 hari lalu

Menkeu Suahasil Punya 3 Wakil, Apa Saja Tugasnya?

3 hari lalu

Harga BBM Pertamina 8 Oktober 2026 Lengkap Seluruh Indonesia, Termurah di Mana?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal