Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pesantren Jadi Pusat Transmisi Ilmu

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin Pondok Pesantren (Ponpes) Kiai Haji Aqil Siroj (KHAS) Kempek, Cirebon, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (26/8/2023).  (Foto: Istimewa)

Sebab, apabila tidak ditransmisikan oleh ulama, maka dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman penafsiran di masyarakat.

"Nah makanya banyak orang kebakaran, pendapat-pendapat muncul menghantam orang-orang dulu karena dia tidak melalui transmisi. Tidak ada sambungan. Tidak sambung," ujar Wapres.

"Di pesantren inilah transmisi ini disambungkan sehingga ilmu orang dulu dan ilmu orang sekarang itu tidak terjadi korslet, tidak terjadi kesalahpahaman dan tabrakan. Kalau terjadi tabrakan-tabrakan, itu tidak pesantren dia, tidak mengalami transmisi, tidak paham," katanya.

Menutup sambutannya, Wapres mendoakan semoga almarhum KH Aqil Siroj mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah dan jasanya dalam membangun pesantren dapat diteruskan oleh para generasi penerus tanpa putus.

"Insya Allah jasa-jasanya dalam membangun pesantren ini, dan semua para pendiri pesantren, para pejuang yang dahulu mereka telah menaruh sesuatu, menegakkan suatu tonggak milestone, dan kita kembangkan menjadi tempat yang menjadikan keberkahan, kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Wapres.

Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek KH Musthofa Aqil Siroj, menyampaikan sekilas kisah hidup dan sepak terjang ayahanda di bidang keumatan semasa hidupnya. Ia pun berharap semangat keumatan yang ditinggalkan oleh almarhum melalui pesantren dapat terus dilanjutkan untuk kemaslahatan umat.

"Mohon doa semoga pesantren Kempek yang dulu dikenal sebagai pesantren tertinggal, tua, kuno, sekarang luar biasa sesuai dengan harapan," kata Musthofa.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Menko Polkam Dampingi Gibran saat Kunjungi Yahukimo, Pastikan Kondisi Aman

Nasional
10 hari lalu

Perundingan AS-Iran Gagal, Ma’ruf Amin: Kita Harus Siap Hadapi Dampak Apa Pun

Nasional
12 hari lalu

Gibran Ungkap Negara Rugi Besar akibat Kecurangan Misinvoicing: Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri

Nasional
18 hari lalu

Menag Ingin Jangkauan MBG di Madrasah dan Ponpes Ditingkatkan: Dibutuhkan Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal