Wapres: Pemerintah Segera Proses Pengembalian Hak Korban Pelanggaran HAM Berat

Binti Mufarida
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: BPMI Setwapres)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah segera memproses pengembalian hak para korban yang terlanggar dalam berbagai kasus asasi manusia (HAM). Kendati demikian, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan, pemulihan hak tersebut mungkin tidak dapat memuaskan semua pihak.

Hal itu diungkapkan wapres saat ditanya awak media terkait pengakuan baru-baru ini oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas 12 pelanggaran HAM berat yang telah terjadi di Indonesia.

“Tidak semua yang diinginkan bisa jadi dipenuhi karena ini sifatnya penyelesaian HAM. Ada hal aturan yang sudah ditetapkan,” kata Ma’ruf seusai menghadiri acara Ijtimak Ulama Nusantara di Hotel Millennium, Jakarta, Jumat (13/1/2023).

Menurut wapres, pemerintah melalui Tim Penyelesaian Nonyudisial Pelanggaran HAM Berat di Masa Lalu akan berupaya sebaik mungkin. “Saya kira pemerintah sudah membuat apa yang mesti dilakukan dalam pengembalian hak mereka yang terlanggar haknya,” ujarnya.

Presiden Jokowi akan mengumpulkan sejumlah menteri untuk membahas persoalan terkait penanganan pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa lalu. Pertemuan itu juga untuk memastikan pemulihan untuk para korban pelanggaran HAM berat bisa berjalan efektif.

“Dalam waktu dekat ini, presiden atau kabinet akan melakukan rapat khusus bicara tentang ini. Nanti akan dibagi tugas oleh presiden,” kata Menko Polhukam, Mahfud MD, saat dipantau dari kanal YouTube Kemenko Polhukam, Jumat (13/1/2023).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rizal Fadillah Minta Polisi Tegas soal Kasus Ijazah Jokowi: Beri Kepastian Hukum!

57 tahun lalu

David Pajung: Sidang Kasus Ijazah Jokowi Harus Terbuka agar Publik Melihat Fakta

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Belum Ditahan, Khozinudin: Polisi dan Jaksa Ragu!

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Sentil Kubu Jokowi: Klaim P21 tapi Desak Penahanan ke Penyidik, Gak Nyambung!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal