“Ya mungkin kalau saya yang sudah lama tinggal di sini, kalau ada yang mau nempatin kayak rumah susun ya saya mau, Pak. Mungkin saya sudah nggak tinggal di rel lagi,” katanya.
Seger menjelaskan keterbatasan ekonomi membuatnya sulit untuk menyewa tempat tinggal yang lebih layak.
“Karena saya pencahariannya ngamen. Jadi kalau buat kontrak saya nggak mampu, penghasilan pas-pasan. Kalau buat kontrak nggak bisa bayar, diusir sama yang punya kontrakan. Jadi saya tinggal di sini, saya pertahanin,” tuturnya.
Mengenakan kemeja biru dan bertopi krem, Prabowo menyusuri kawasan Senen, Jakarta Pusat tempat permukiman warga yang berdiri di dekat bantaran rel kereta api.
"Mendengar aspirasi masyarakat di sana, Insyallah kita akan segera membangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat. Dan sudah menjadi tekad saya untuk menyediakan hunian layak untuk masyarakat Indonesia," tulis Prabowo melalui akun Instagram-nya.