Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Sebut La Nina Berpotensi Terjadi Desember 2021

Binti Mufarida
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengungkapkan dari parameter anomali iklim global di wilayah Indonesia akan berpotensi terjadi La Nina pada akhir tahun ini.  (Foto: Istimewa)

Dwikorita mengatakan sampai akhir 2021 yang berpeluang terjadi adalah penambahan aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik yang sering yang tahun lalu pernah dialami yang disebut sebagai La Nina.

“Oleh karena itu sekali lagi meminta mengimbau masyarakat untuk lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrem akibat periode majunya musim hujan akibat ada beberapa wilayah yang masih hujannya lebih basah dari normalnya,” katanya.

Dwikorita mengatakan pancaroba atau peralihan musim kemarau ke penghujan sudah mulai terjadi Agustus menuju September 2021. 

“Nah itu semua potensi menimbulkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai kilat dan petir angin puting beliung terutama di masa peralihan ya, sekitar saat ini Agustus menuju September ini,” katanya. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Pesisir Barat Sumatra, Percepat Peringatan Dini Tsunami

57 tahun lalu

BMKG: 48,9 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Juli-September 2026

57 tahun lalu

Bibit Siklon Tropis 96W Terdeteksi, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal