Waspada! Penipuan Tiket Mudik KAI Palsu Lewat Media Sosial

Muhamad Fadli Ramadan
ilustrasi waspada penipuan tiket mudik palsu melalui media sosial. (Foto: ist)

"Jika selain daripada itu, apalagi menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi dengan orang lain, itu di luar tanggung jawab kami. Harapan kami penumpang yang memang berangkat pada tanggal-tanggal favorit. Jika memang habis, lebih baik bergeser," katanya.

"Jangan mau ada iming-iming. Jangan mau ada PHP dari seseorang atau media sosial bahwa dia bisa menjamin mendapatkan tiket," tutur Ixfan.

Ixfan menegaskan seluruh petugas yang ada di loket pintu masuk peron akan bersikap tegas apabila nama di dalam tiket dan KTP tidak sesuai. Hal ini bisa membuat masyarakat rugi karena telah mengeluarkan sejumlah uang tapi tidak bisa berangkat ke kota tujuan.

"Hati-hati. Jika nama tidak sesuai dengan ID pada saat akan berangkat, mohon maaf, akan kami tolak untuk masuk naik kereta api," kata Ixfan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
10 jam lalu

Arus Balik Nataru 2026, 46.800 Penumpang Tiba di Jakarta

Seleb
14 jam lalu

Inara Rusli Cabut Laporan Polisi Dipaksa Insanul Fahmi? Ini Faktanya!

Bisnis
24 jam lalu

Lonjakan Penumpang Nataru, Tiket Kereta Api Hampir Terjual 4 Juta hingga Awal 2026

Megapolitan
2 hari lalu

KRL Commuter Line dan LRT Jabodebek Beroperasi hingga Dini Hari pada Malam Tahun Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal