Yenny Wahid: Warisan Gus Dur Kekuasaan untuk Layani Masyarakat Bukan Diri Sendiri

Ari Sandita Murti
Yenny Wahid menyampaikan salah satu warisan penting dari Gus Dur. (Foto MPI).

Dia mengungkap, tembang tersebut mengingatkan dalam kehidupan manusia, secerdas apapun manusia, sepintar apapun manusia, seberkuasa dan sekuat-kuatnya manusia, tetap hakikat kehidupan mencari jalan Ilahi. Itu ditujukan oleh alif yang menjadi petunjuk.

"Saya berdiri bukan hanya sebagai anak ke-2 Gus Dur, tapi juga sebagai saksi hidup yang melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana Gus Dur menjalani hidupnya dengan satu prinsip, yaitu menajamkan nurani dan membela yang lemah," katanya.

Dia menjelaskan banyak orang mengenang Gus Dur sebagai sosok yang tak bisa melihat secara fisik, tetapi nuraninya begitu tajam. Jauh lebih tajam daripada orang-orang yang memiliki penglihatan sempurna.

Yenny menambahkan nurani Gus Dur mampu melihat ketidakadilan, mendengar jeritan hati rakyat kecil di tengah kebisingan kekuasaan. 

"Gus Dur memahami bahwa kekuasaan adalah amanah, bukan alat utuk memanipulasi ataupun merugikan rakyat. Kebijakan pemerintah atas rakyatnya harus didasarkan pada kemaslahatan yang ada di tengah masyarakat," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
All Sport
5 hari lalu

Skandal Pelatnas Panjat Tebing, FPTI Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual hingga Potongan Bonus 50 Persen

All Sport
6 hari lalu

Dugaan Kekerasan Seksual Guncang Pelatnas FPTI, Atlet Resmi Lapor Polisi

All Sport
13 hari lalu

Bantah Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Hendra Basir Beberkan Kronologi Versinya

Nasional
21 hari lalu

Ramadan Berdekatan dengan Imlek, Yenny Wahid: Awalan Baru untuk Kita Semua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal