Gilarsi mengungkapkan, untuk mengelola sel baterai yang tak terhitung jumlahnya pada EV dengan aman dan efisien, sel tersebut dipasang dalam bentuk modul dan pack. Sederhananya, sel, modul, dan pack adalah unit baterai yang dikumpulkan. "Sekelompok sel membentuk modul dan sekelompok modul membentuk pak. Pada akhirnya, dalam kendaraan listrik, satu bentuk baterai dipasang satu pack," ujarnya.
Direktur Eksekutif PT Gotion Indonesia Materials, Shen Wenbo optimistis kerja sama ini dapat berjalan lancar dan mampu memajukan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
"Sebagai salah satu perusahaan baterai terbesar nomor 3 di China dan nomor 1 di India, kami yakin mampu menghasilkan modul dan pack baterai yang andal sesuai spesifikasi dan harapan. Kami berharap bisa mengambil peran dalam percepatan industri kendaraan listrik di Indonesia," katanya.