Eropa Akan Terapkan Aturan Baterai Mobil Listrik Wajib Dilengkapi Paspor

Muhamad Fadli Ramadan
Uni Eropa akan menerapkan aturan baterai mobil listrik wajib dilengkapi paspor. Untuk apa? (Foto: Ilustrasi/Dok News.id)

Paspor baterai yang saat ini dikembangkan Circulor untuk kendaraan listrik dapat mengungkap sumber kobalt, grafit, litium, mika, dan nikel dalam baterai. Paspor tersebut menggunakan data industri Internet of Things untuk mengidentifikasi organisasi dalam rantai pasokan produsen.

Teknologi ini juga menggunakan data antarmuka pemrograman aplikasi dan data perencanaan sumber daya perusahaan, untuk menghasilkan kembaran digital baterai dengan jejak kertas.

“Kami mengambil informasi yang kami ketahui tentang nikel tersebut dan kami membuat replika digitalnya. Di mana penambangannya? Apa geolokasinya? Berapa beratnya? Berapa waktu yang telah berlalu dalam pemrosesan?” kata Carey dikutip dari Carscoops.

“Kemudian semua informasi yang kami kumpulkan di setiap langkah sepanjang perjalanan mengenai nikel yang sama dapat kami kaitkan dengan VIN atau kode QR tersebut,” ujarnya.

Akses informasi baterai yang tersedia juga akan berbeda sesuai dengan peruntukkannya. Misal, produsen yang dapat mengakses informasi lengkap di paspor baterai, sedangkan pemilik mobil hanya dapat melihat informasi dan data yang lebih sederhana.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal