Indonesia Akan Kembangkan Wireless Charging, Jalan Bisa Ngecas Mobil Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah meneliti pembangunan wireless charging di jalan untuk mobil listrik. (Foto: Electric Vehicle News)

Aam mengatakan tingkat kecepatan mobil masih menjadi tantangan tersendiri terkait dengan pengisian wireless. Ini akan menentukan apakah baterai akan terisi atau tidak ketika melewati jalur wireless charging.

Kekhawatiran terbesar adalah pengendara mobil listrik bisa terpapar medan elektromagnetik yang bisa membahayakan kesehatan untuk jangka panjang.

Aam menjelaskan sistem keamanan dari wireless charging yang saat ini dikembangkan dipastikan tidak mengeluarkan radiasi besar. Setelah dilakukan pengujian, medan magnet berada di level masih sangat diterima manusia.

“Para periset dari wireless charging memang menaruh perhatian besar terhadap radiasi. Kami menerapkan metode pengamanan yang kami tanamkan pada sistem wireless charging. Jadi radiasi yang dikeluarkan masih diambang batas aman,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, tantangan terbesar adalah lokasi yang bisa dipasangkan wireless charging khususnya di Jakarta. Sebagian besar wilayah rentan tergenang air jika terjadi hujan besar dan dapat menyebabkan risiko lebih besar.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mobil Listrik Bekas Mulai Diburu, Harga dan Kondisi Baterai Jadi Pertimbangan?

5 hari lalu

Transfer Teknologi, Foton Serahkan Mobil Listrik untuk Dipelajari Mahasiswa Indonesia

5 hari lalu

Ini Mobil Listrik Termurah di Dunia, Dibanderol Rp16 Jutaan Sudah Ada Kamera Mundur

9 hari lalu

Sasar Segmen SUV, Changan Benamkan Teknologi Ini pada Mobil Listrik Deepal S07

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal