Lithium Habis Dipakai Mobil Listrik, Gawat Dunia Kesehatan Krisis Bahan Obat

Wahyu Sibarani
Dunia kesehatan mulai kesulitan mendapatkan lithium karbonat, bahan penting obat untuk pasien penderita bipolar. (Foto: Reuters)

"Produsen obat memiliki standar produksi yang tinggi, tetapi mereka tidak memiliki dana dalam jumlah besar seperti otomotif," ujarnya. 

Therapeutic Goods Administration Australia juga merasakan hal sama. Mereka mengetahui ketersedian lithium karbonat dari Juli hingga Agustus 2023 mulai berkurang. 

Dalam catatan mereka harga lithium melonjak drastis pada 2022 karena perusahaan mobil dan produsen baterai berebut mendapatkan lithium.

Bahan lithium sangat penting karena digunakan untuk produksi kendaraan listrik saat ini dan di masa depan. Indonesia saat ini juga diketahui mulai mengalami tren mobil listrik. 

Banyak merek-merek mobil listrik baru berdatangan ke Indonesia seperti yang terlihat di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2023 (GIIAS) pada 10-20 Agustus 2023. Indonesia juga merupakan salah satu negara di dunia memiliki lithium yang sangat besar. Bahkan pemerintah Indonesia pernah merencanakan untuk memproduksi lithium buat kendaraan listrik sebanyak tiga juta unit pada 2024.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Beda Segmen dengan Deepal S05, Changan Tegaskan Deepal S07 Bidik SUV Keluarga Premium

57 tahun lalu

J5 Hybrid Belum Jadi Prioritas, Jaecoo Pilih Fokus Penuhi Pesanan Model EV

57 tahun lalu

Xpeng X9 Facelift dan G6 Pro AWD Meluncur di Indonesia, Benamkan Teknologi AI Terbaru

57 tahun lalu

Jaecoo Ungkap 20.000 Unit J5 EV Telah Dikirim ke Konsumen, Ternyata Ini Tipe Paling Diburu  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal