Mobil Tua Pakai Oli Sintetis, Ini Dampaknya

Riyandy Aristyo
Pelumas dengan bahan mineral biasanya untuk mobil-mobil produksi lama karena ukuran kerapatan antara seher dan rumah tidak serapat mobil modern. (Foto: Blauparts)

Menurut Widodo, mobil lama memang harus menggunakan pelumas berbahan mineral, sesuai dengan anjuran buku perawatan. "Kalau mobil lama pakai oli baru, pasti loss karena ukuran lubangnya besar. Jadi, pelumasnya harus berbahan mineral," katanya.

Selain loss, jika mobil tua dipaksakan memakai pelumas berbahan sintetis, kandungan mineral yang menempel di dinding akan luntur sehingga memengaruhi kinerja mesin.

"Biasanya mobil lama yang memakai oli bermineral, mineralnya pasti nempel di dinding mesin, berbeda dengan sintetik yang bening dan non-sulfur. Karena sifatnya membersihkan mesin, oli sintetis justru akan membuat mineral itu luntur. Nanti pengaruh ke mesin," ujar Widodo.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Perang AS-Israel vs Iran Ganggu Distribusi Global, Pasokan Pelumas ke RI Tertahan?

Niaga
12 hari lalu

Konflik Timur Tengah Berkepanjangan, ADNOC Khawatir Harga Pelumas Kendaraan Naik

Aksesoris
1 bulan lalu

Mengintip Standar API SQ pada Oli Kendaraan, Apa Itu?

Aksesoris
1 bulan lalu

Ipone Kembangkan Teknologi Pelumas Motor 100 Persen Synthetic

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal