Motor Listrik China Menjamur di Indonesia, Ukuran Ban Aneh Ganti Lebih Susah

Dani M Dahwilani
Untuk membongkar dan memasang ban motor listrik lebih sulit, karena menyatu dengan elektrik motor serta ukurannya beda. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

"Kebanyakan elektrik motornya itu ada di belakang. Ini problem pada saat bongkar pasang ban. Kami tidak bisa menggunakan mesin untuk membongkarnya, harus manual karena ada elektrik motor di sana," ujar Deden saat dikonfirmasi di Jakarta.

Dia mengungkapkan, masalah lainnya adalah ukuran ban motor listrik berbeda. Saat ini, motor listrik yang beredar di Indonesia kebanyakan masih diimpor dari China, size dan ringnya tidak standar. 

"Size bannya aneh. Tidak standar dengan ukuran ban-ban motor yang ada di Indonesia. Jika ada ukurannnya tapi peruntukannya bukan untuk motor listrik," kata Deden. 

Dia menyebutkan bagi produsen ban ini menjadi buah simalakama. Saat ini, mereka masih mempelajari perkembangan motor listrik di Indonesia karena untuk produksi ban harus massal.

"Bayangkan produksi dalam satu bulan, satu cetakan itu (minimal) 3.000 ban. Ini produksi mau bagaimana," ujar Deden.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Mejeng di PRJ 2026, Ban Mobil dan Motor Ikut Ramaikan Pameran

3 bulan lalu

Ganti Ban Mobil Apakah Harus Merek yang Sama? Ini Harus Diperhatikan

3 bulan lalu

Ban Motor Diganti Lebih Besar Terlihat Gagah, Ingat Selain Bikin Boros Ini Dampaknya bagi Keselamatan

3 bulan lalu

Sailun Luncurkan Ban SFR25 dan S690 di Giicomvec 2026, Intip Spesifikasinya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal