Pabrik Baterai Mobil Listrik GM Terbakar, Butuh 100 Petugas Pemadam Kebakaran Jinakkan Api

Muhamad Fadli Ramadan
Pabrik baterai terbakar, GM mengungkapkan butuh 100 petugas pemadam kebakaran dan dua lusin truk pemadam untuk memadamkan api. (Foto: Ilustrasi/Reuters FRED GREAVES)

Juru bicara GM Tara Kuhnen mengatakan perusahaannya menghubungi pemadam kebakaran setempat terlepas dari tingkat keparahan insiden. Disebutkan tidak semua insiden baru-baru ini terkait dengan baterai.

“Keselamatan karyawan kami adalah prioritas. Kami menghubungi pemadam kebakaran setempat untuk memastikan kami mendapatkan bantuan segera jika terjadi insiden, terlepas dari tingkat keparahannya. Beberapa insiden bersifat kecil dan dapat diatasi dengan cepat. Sementara insiden lainnya memerlukan bantuan dari pemadam kebakaran,” ujar Kuhnen.

Mengingat bahaya yang ditimbulkan, sejumlah produsen mulai memproduksi baterai LFP (Lithium Iron Phosphate). Selain tak mudah terbakar, biaya produksi juga jauh lebih murah karena tidak banyak membutuhkan nikel, cobalt, dan mangan (NCM).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
6 hari lalu

Kebakaran Asrama Polri di Kalideres, 40 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

Megapolitan
7 hari lalu

Kebakaran Asrama Polri di Ciledug, 40 Personel Damkar Dikerahkan

Mobil
10 hari lalu

Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia

Nasional
10 hari lalu

Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal