Samsung Bikin Baterai Mobil Listrik Charging 9 Menit Bisa Tempuh 900 Km

Muhamad Fadli Ramadan
Samsung mengembangkan baterai mobil listrik dengan usia pakai hingga 20 tahun waktu pengisian hanya 9 menit bisa tempuh 900 km. (Foto: iNews.id)

Namun, Samsung dan Toyota menemukan tantangan untuk memaksimalkan kinerja baterai tersebut. Pengisian super cepat pada baterai tersebut memerlukan infrastruktur khusus, seperti pengisi daya sebesar 480 kW hingga 600 kW yang saat ini jarang tersedia, bahkan di China.

Selain itu, biaya produksi baterai solid-state tiga kali lipat lebih mahal dibandingkan baterai lithium-ion dan LFP yang digunakan saat ini. Sebab itu, Toyota memulai dengan Lexus yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi.

Meski saat ini baterai solid-state mahal dan membutuhkan teknologi khusus, perkembangannya sangat positif. Sama seperti perangkat SSD yang awalnya mahal dan kini umum digunakan pada perangkat komputer dan laptop.

Baterai solid-state memiliki potensi menjadi standar di masa depan. Membawa manfaat besar bagi industri EV dan masyarakat luas.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
17 hari lalu

Hilirisasi Rp180 Triliun di Halmahera Perkuat Ketahanan Energi Indonesia, Ekspor Perdana Baterai EV Dimulai

17 hari lalu

RI Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik, Prabowo: Bukti Nyata Hilirisasi

17 hari lalu

Prabowo Resmikan Ekspor Baterai Kendaraan Listrik dan 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

17 hari lalu

Prabowo Ungkap Punya Darah Indonesia Timur: Kalau Hatinya Dipegang, Setia sampai Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal