Sirene dan Strobo Ilegal Tut Tut Wok Wok Intimidasi Pengendaran Lain, Begini Kata Psikolog

Muhamad Fadli Ramadan
Psikolog mengungkapkan perilaku arogan di jalan raya terjadi karena dari alam bawah sadar pengemudi mobil merasa mereka paling besar. (Foto: Ilustrasi/AI)

"Bisa jadi, sebab secara psikologis pengendara itu merasa memiliki kedudukan atau power, baik yang menggunakan mobil mewah, pelat instansi angkatan, pelat merah, atau yang sedang konvoi atau beriringan," ucapnya.

Untuk itu, Meity memperingatkan untuk tetap menjaga emosi dan mengendalikan diri selama berkendara. Sebab, berkendara secara arogan dengan membunyikan sirene dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih tidak dibekali pengetahuan mengemudi yang baik.

"Pengendara yang egois, arogan, pemarah, kurang sabar, dan tidak dapat mengontrol diri saat di jalan menandakan tergerusnya degradasi moral. Padahal dengan mengemudi seperti itu, dia bukan hanya mengancam jiwa sendiri, namun pengendara lain yang ada di jalan raya," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Bantah Layanan Psikolog Puskesmas di Jakarta Tak Lagi Dicover BPJS? Ini Klarifikasi Pemprov DKI

6 hari lalu

Wamenkes Bantah Layanan Psikolog di Puskesmas Tak Lagi Dicover BPJS: Itu Hoaks!

1 bulan lalu

Sarwendah Tuduh Hadirnya Betrand Peto Bikin Anaknya Butuh Bantuan Psikolog? Ini Faktanya!

2 bulan lalu

Tega Sekap dan Aniaya Pacar, Apakah Taufik Hidayat Psikopat? Ini Penjelasan Psikolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal