"Mulai menggunakan Geotab mulai 2024. Setelah setahun menggunakan, kami bisa menghemat BBM sampai Rp600 juta. Salah satu penghematan dari armada mengatur idle time tidak lebih dari 15 menit. Sebelum menggunakan Geotab kami tidak tahu alasan kenapa driver stop berlama-lama," ujar Hermawan.
Selain mengawasi waktu berhenti, kamera pada teknologi telematika dapat memantau perilaku pengemudi. Perusahaan dapat memberikan peringatan ketika pengemudi melampaui batas kecepatan yang telah ditentukan atau terdeteksi menggunakan ponsel saat berkendara.
"Kalau ada driver yang ngebut di atas kecepatan yang sudah kami tentukan, saat itu juga akan kami kirim notifikasi dalam bentuk suara, supaya turunkan kecepatan. Kalau terlihat sedang main HP saat mengemudi, kami bisa kasih notifikasi saat itu juga ke driver," kata Hermawan.
Data tersebut juga dapat direkap untuk mengevaluasi kedisiplinan pengemudi berdasarkan indikator yang ditetapkan perusahaan.
Selain keselamatan dan efisiensi BBM, teknologi telematika membantu perusahaan memantau kebutuhan perawatan kendaraan. Informasi mengenai kondisi komponen, seperti aki, dapat digunakan untuk mendukung perencanaan penggantian dan pemeliharaan kendaraan.