3. Perhatikan label botol oli
Langkah ketiga bisa diperhatikan dari kondisi label tutup botol oli tersebut. Biasanya pabrikan memiliki desain hologram khusus sebagai bentuk keaslian olinya. Namun, oknum pedagang nakal saat ini sudah memiliki keterampilan yang tinggi dalam menyerupai label botol tersebut.
Meski begitu Anda bisa juga membedakan mana oli yang asli dan yang palsu dengan teliti. Terlihat dari logo warna kemasan yang biasanya menggunakan digital printing kualitas rendah dengan warna lebih kusam sehingga menambah kecurigaan Anda dalam membeli oli tersebut.
4. Cek barcode
Ini merupakan teknologi baru dan modern mulai disematkan pada produsen oli berbagai merek. Langkah tersebut untuk menyulitkan oknum pedagang nakal dalam memalsukan oli. Saat ini teknologi tersebut dinilai efektif dan mempermudah konsumen kendaraan mengenali oli asli.
Caranya dengan menscan barcode atau memasukan kode ke dalam website resmi. Jika ditemukan simbol ceklis berarti tanda oli tersebut asli dan aman digunakan. Teknik tersebut hanya bisa digunakan sekali untuk menghindari pemalsuan.
5. Cium bau dan lihat warna oli
Oli aslimemiliki ciri khas tidak berbau dan berwarna lebih bening. Sementara oli palsu akan terlihat berwarna keruh dan memiliki bau gosong. Anda pasti bisa cepat membedakan dan terlihat jelas produksi oli asli buatan pabrik dengan oli olahan tangan.