JAKARTA, iNews.id – Persaingan industri otomotif di Indonesia sepanjang 2025 semakin panas. Masuknya banyak merek baru, terutama dari China, sempat memunculkan pertanyaan besar, apakah dominasi brand Jepang akan tergeser?
Jawabannya, setidaknya untuk 2025 dominasi itu masih bertahan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil nasional mencatatkan hasil di luar perkiraan, bahkan melampaui target yang sudah direvisi sebelumnya berkat lonjakan penjualan di penghujung tahun.
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, penjualan ritel atau distribusi dari dealer ke konsumen mencapai 833.692 unit. Sementara itu, penjualan wholesales atau pengiriman dari pabrik ke dealer tercatat sebanyak 803.687 unit.
Angka ini dinilai positif karena sebelumnya Gaikindo sempat menurunkan proyeksi wholesales 2025 menjadi 780 ribu unit, setelah realisasi hingga November 2025 hanya menyentuh sekitar 710 ribu unit.
Jika melihat performa merek, Toyota masih menjadi penguasa pasar mobil nasional. Sepanjang 2025, Toyota membukukan penjualan wholesales 250.431 unit atau menguasai pangsa pasar sekitar 31,2 persen.
Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan penjualan 130.677 unit. Disusul Mitsubishi Motors di peringkat ketiga dengan capaian 71.781 unit.
Menariknya, produsen kendaraan listrik asal China, BYD dan Chery berhasil menembus daftar 10 besar merek mobil terlaris di Indonesia. BYD mencatatkan penjualan 46.711 unit, mengungguli sejumlah merek yang lebih dulu eksis di pasar Tanah Air. Kemudian, masuk Chery dengan penjualan 19.391 unit