Alasan Orang Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik Bekas

Muhamad Fadli Ramadan
Meski penjualannya terus mengalami peningkatan, pasar mobil listrik bekas di Indonesia belum terbentuk. 

Sebagai informasi, penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang Januari-Juli 2025 tembus 42.178 unit. Angka tersebut hampir menyamai penjualan mobil listrik sepanjang 2024 sebanyak 43.188 unit.

Peningkatan penjualan terjadi seiring banyaknya model mobil listrik dengan harga menggoda. Misal BYD Atto 1 yang dijual mulai Rp195 juta. Brand lainnya juga ada yang memutuskan untuk menurunkan harga mobil listrik mereka demi menarik konsumen.

Sementara itu, CEO Fokus Group Agustinus mengatakan, harga mobil listrik saat ini memang fluktuatif. Sebagai pedagang mobil bekas harga yang ditawarkan akan menyesuaikan dengan barunya. 

Untuk baterai, sebetulnya produsen sudah memberikan garansi hingga 8 tahun. Sepanjang tidak dimodifikasi dan masih dari tangan orang pertama masih ada jaminan.

"Pastinya kita mengikuti dari harga barunya. Jika harganya Rp200 jutaan kita jual di bawah itu. Tapi jika ingin mencoba mobil listrik, bisa memilih bekasnya karena harganya jauh lebih murah," katanya.  

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mobil Listrik 7-Seater Hyundai Neira Segera Meluncur di Indonesia, Ini Segmen yang Disasar

4 hari lalu

Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Murah eSky Seharga Rp175 Jutaan, Apa Akan Masuk Indonesia?

7 hari lalu

Mobil Listrik Bekas Mulai Diburu, Harga dan Kondisi Baterai Jadi Pertimbangan?

9 hari lalu

Ini Mobil Listrik Termurah di Dunia, Dibanderol Rp16 Jutaan Sudah Ada Kamera Mundur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal