Belajar dari Kecelakaan di Cipularang, Pengendara Wajib Tahu Defensive Driving

Riyandy Aristyo
Perhatikan defensive driving dengan menjaga jarak kendaraan, menjaga kecepatan, waspada dengan kendaraan sekeliling dan teliti saat melihat objek berbahaya. (Foto: Pinterest/Auto Parts Warehouse)

Menurut Sony, 75 persen pengendara mobil saat melaju di jalan bebas hambatan, memilih menggunakan lajur kanan karena tekstur dan kondisi jalan dinilai lebih baik. Sementara lajur sebelah kiri, kebanyakan rusak.

"Banyak mobil berkendara di sebelah kanan. Padahal, lajur itu hanya untuk mendahului. Ini juga berbahaya," ujar Sony.

Dia menyarankan agar memperhatikan defensive driving, seperti menjaga jarak kendaraan, menjaga kecepatan, waspada dengan kendaraan di sekeliling dan teliti saat melihat objek yang berpotensi bahaya.

"Semua hal dapat terjadi di jalan. Untuk itu, tetap waspada dengan kondisi lingkungan sekitar," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hati-Hati Ada Perbaikan Jalan Tol Cipularang dan Padaluenyi hingga 20 Juni, Cek Lokasinya

57 tahun lalu

Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta saat Mudik Lebaran 2026

57 tahun lalu

Kronologi Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Tewaskan 2 Orang dan 4 Luka Berat

57 tahun lalu

Breaking News: Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal