Jeffrey menerangkan, agar tidak dirugikan saat membeli mobil bekas cek apakah bergaransi atau tidak. Sebab itu, pihaknya mengembangkan layanan garansi untuk mobil bekas. Di mana mobil bekas akan dicek secara detail meliputi 150 titik untuk memastikan apakah mobil tersebut dalam kondisi sehat atau tidak.
"Jika mobil sudah dicek secara menyeluruh, maka tim inspeksi akan memberikan penilaian. Apabila mobil dalam kondisi baik, Otospector akan mengeluarkan sertifikat dan memberikan garansi. Adapun batasan usia mobil yang berhak mendapatkan garansi maksimal 10 tahun," ujarnya.
Dalam layanannya Otospector bekerja sama dengan bursa mobil bekas dan dealer mobil seken, antara lain Bursa Otomotif Jakarta (BOJ) dan showroom Anugerah Motor Garage (AMG).
Andreas, owner showroom Anugerah Motor Garage mengatakan, untuk memberikan jaminan ke konsumen pemeriksaan garansi melalui Otospector sangat bermanfaat. “Konsumen tidak perlu khawatir mobil bekas tabrakan, tidak bekas banjir atau kilometer direkayasa. Apabila sudah tersertifikasi Otosepector, ada garansi mesin, transmisi dan beberapa komponen lain hingga 2 tahun,” kata Andreas.
Sementara itu, Dicksen, pengelola Bursa Otomotif Jakarta menyebutkan model mobil bekas yang paling laris di pasaran saat ini adalah kendaraan di rentang harga Rp100 juta sampai Rp200 juta. Sekitar 80 persen mobil bekas di areanya sudah bergaransi.
"Secara keseluruhan total penjualan mobil bekas di berbagai segmen cukup merata. Namun, bila bicara volume, mobil bekas direntang Rp100 juta sampai Rp200 jutaan yang paling tinggi," ujar Dicksen.