JAKARTA, iNews.id- Saatnya para pemimpin dan tokoh dunia menyegarkan mobil dinas mereka yang mereka gunakan setiap kali bekerja. Pasanyal baru-baru ini BMW menyegarkan mobil proteksi antipeluru terbaru mereka yakni BMW 7 Series dan i7 Series Protection.
Kedua mobil tersebut didukung oleh mesin yang berbeda. BMW 7 Series Protection mengandalkan mesin V8 dengan tenaga sebesar 562 daya kuda. Sementara untuk BMW i7 Series Protection digerakkan oleh dua motor listrik dan baterai dengan kekuatan 544 daya kuda.
Hal paling menarik dari kedua mobil ini tentu saja teknologi keamanannya. BMW meningkatkan level keamanan pada mobil tersebut dengan sistem perlindungan yang lebih maksimal.
Mobil ini diklaim mampu bertahan dari serangan seperti bom, granat, peluru, dan yang terbaru adalah terlindung dari serangan drone. "Tangki bensin mobil untuk mesin konvensional ini akan menutup secara otomatis jika mendeteksi adanya serangan," tulis siaran pers BMW, Rabu (9/8/2023).
Tapi jangan berharap soal performa dari kedua mobil proteksi ini. Bobot kedua mobil semakin berat karena memang mendapatkan lapisan khusus guna melindungi dari serangan.
BMW memasang suspensi khusus agar bisa menopang dengan baik kedua mobil proteksi itu. Kecepatan maksimalnya juga sangat berbeda dengan versi umum. Mobil ini cuma bisa melaju hingga kecepatan 160 kilometer per jam karena bobotnya yang luar biasa besar.
Mobil ini bisa mendapatkan komponen tambahan sesuai permintaan. Contohnya menambahkan alat pemadam kebakaran, tiang bendera, lampu kejut, hingga radio keamanan.