Bos Xiaomi Ketakutan Jual Mobil Listrik, Ini yang Membuatnya Khawatir

Wahyu Sibarani
Bos Xiaomi Ketakutan Jual Mobil Listrik (foto: xiaomi)

JAKARTA, iNews.id  - CEO Xiaomi Lei Jun mempunyai ketakutan dalam menjual mobil listrik. Ketakutan yang dirasakannya ini dibagikan dalam sebuah wawancara. 

Dalam wawancara dengan CCTV, Jun mengatakan ada beberapa kekhawatiran dalam menjual mobil listrik pertamanya, Xiaomi SU7. Salah satunya soal biaya produksi mobil. 

Menurut Jun, biaya produksi mobil listrik sangat besar dibanding membuat barang elektronik. Bahkan sangat besar dibanding membuat mobil konvensional biasa. 

Dia mengaku telah berinvestasi  sebesar 10 miliar yuan atau sekira Rp21,7 triliun. Dia juga telah merekrut 3.400 orang agar Xiaomi bisa membuat mobil listrik. Investasi besar-besaran itu terpusat di pabrik mobil listrik Xiaomi yang ada di Shenzhen, China.

"Yang saya khawatirkan mobilnya tidak populer dan tidak ada yang mau beli," katanya serius.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Mobil
14 jam lalu

Hyundai Subscribe Percepat Adopsi Mobil Listrik di Indonesia

Mobil
10 hari lalu

Terungkap, Ada 91 Perusahaan Rakit Kendaraan Listrik di Indonesia

Mobil
12 hari lalu

Hadirkan Terobosan Teknologi Terbaru, BYD Dorong Kemajuan Pasar Otomotif Indonesia

All Sport
13 hari lalu

Formula E Season 12 Memanas di Jeddah E-Prix, Klasemen Ketat dan Live Streaming di VISION+

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal