Bos Xiaomi Ketakutan Jual Mobil Listrik, Ini yang Membuatnya Khawatir

Wahyu Sibarani
Bos Xiaomi Ketakutan Jual Mobil Listrik (foto: xiaomi)

JAKARTA, iNews.id  - CEO Xiaomi Lei Jun mempunyai ketakutan dalam menjual mobil listrik. Ketakutan yang dirasakannya ini dibagikan dalam sebuah wawancara. 

Dalam wawancara dengan CCTV, Jun mengatakan ada beberapa kekhawatiran dalam menjual mobil listrik pertamanya, Xiaomi SU7. Salah satunya soal biaya produksi mobil. 

Menurut Jun, biaya produksi mobil listrik sangat besar dibanding membuat barang elektronik. Bahkan sangat besar dibanding membuat mobil konvensional biasa. 

Dia mengaku telah berinvestasi  sebesar 10 miliar yuan atau sekira Rp21,7 triliun. Dia juga telah merekrut 3.400 orang agar Xiaomi bisa membuat mobil listrik. Investasi besar-besaran itu terpusat di pabrik mobil listrik Xiaomi yang ada di Shenzhen, China.

"Yang saya khawatirkan mobilnya tidak populer dan tidak ada yang mau beli," katanya serius.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Mobil Listrik Nevo QO5 Diproduksi Lokal, Distribusi Ditargetkan September 2026

9 hari lalu

Menguji Changan Nevo Q05 di Jalan Pekotaan Padat, Intip Fitur dan Teknologinya

10 hari lalu

Menjajal Mobil Listrik BAIC T1 Libas Jalanan Jakarta-Bandung PP, Begini Performanya

12 hari lalu

10 Mobil Terlaris di Indonesia Juli 2026, Kendaraan Listrik Bertengger di Peringkat Atas   

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal