Eagle Zhao menyebut Atto 2 sebagai model berikutnya yang diperkirakan menarik perhatian publik. Namun, dalam pemaparan tersebut, dia belum menjelaskan secara terperinci mengenai jadwal penerapan teknologi flash charging pada model tersebut.
Di sisi lain, BYD juga terus mengembangkan merek Danza yang diperkenalkan di Indonesia pada Januari 2025. Perusahaan berupaya memperkuat lini produk premiumnya dengan menghadirkan model-model baru sekaligus teknologi yang lebih mutakhir.
Eagle Zhao menjelaskan, kendaraan listrik Danza di Indonesia ke depan direncanakan menggunakan baterai generasi kedua Blade Battery dan mendukung teknologi flash charging.
Dalam pemaparan yang sama, Eagle Zhao menyebut teknologi flash charging akan tersedia di 10 lokasi awal untuk layanan pengisian daya gratis. BYD menargetkan membangun 100 flash charging di berbagai daerah hingga akhir 2026.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat dan merasakan langsung teknologi pengisian daya supercepat, bukan sekadar mengetahuinya melalui presentasi.
Penerapan teknologi flash charging di Indonesia membutuhkan dukungan infrastruktur pengisian daya serta integrasi sistem kendaraan yang memadai. Sebab itu, pengembangan teknologi baterai dan fasilitas pendukung menjadi bagian penting dalam upaya memperluas penggunaan kendaraan listrik.