Selain Rolls-Royce Ghost, Altior diproyeksikan bersaing dengan Mercedes-Benz S-Class serta Maextro S800, sedan mewah kolaborasi Huawei dan JAC.
Dari sisi teknologi penggerak, sedan andalan Yangwang ini diperkirakan menggunakan empat motor listrik. Mobil tersebut juga disebut berpotensi mengadopsi sistem suspensi hidrolik untuk mendukung kenyamanan dan stabilitas berkendara.
Meski demikian, BYD belum mengumumkan spesifikasi lengkap sistem penggerak, kapasitas baterai, jarak tempuh, maupun kemampuan akselerasi Altior. Detail teknis tersebut diperkirakan terungkap saat peluncuran resmi.
Pemilihan Dubai sebagai lokasi debut mengindikasikan perhatian BYD terhadap pasar kendaraan mewah di Timur Tengah. Namun, belum ada informasi resmi mengenai negara tujuan pemasaran, jadwal distribusi, maupun target penjualan sedan tersebut.
Menurut China EV DataTracker, Yangwang menyerahkan 3.251 unit kendaraan kepada konsumen sepanjang Januari-September 2026. Angka tersebut meningkat 38,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Model termahal Yangwang saat ini adalah hypercar listrik U9 Xtreme, yang dibanderol sekitar 20 juta yuan atau setara 3 juta dolar AS. Produksinya dibatasi hanya 30 unit.
Berbeda dengan U9 Xtreme yang diproduksi dalam jumlah sangat terbatas, Yangwang Altior berpotensi memperkuat kehadiran BYD di segmen sedan mewah. Persaingan dengan merek premium Eropa akan bergantung pada spesifikasi final, kenyamanan, teknologi, serta strategi harga dan pemasaran yang diterapkan perusahaan.